Empat Pabrikan Bergabung Dengan Toyota-Mazda Kembangkan Mobil Listrik

Harga Toyota Banjarmasin September tahun lalu, Toyota mengumumkan kerjasama yang terjalin dengan Mazda dan Denso untuk mengembangkan mobil listrik. Kini, kerjasama itu semakin meluas setelah empat pabrikan mobil asal Jepang - Suzuki, Daihatsu, Subaru dan Hino - memutuskan bergabung.
Nantinya, insinyur dari empat pabrikan tersebut bergabung dalam pengembangan yang dimulai bulan ini. Masing-masing pabrikan, diharapkan dapat berbagi teknologi listrik yang mereka miliki untuk mempercepat pengembangan dan penerapan mobil listrik.
Selain itu, hasil kerjasama ini juga diharapkan dapat menciptakan teknologi dasar yang dapat digunakan untuk kendaraan listrik. Sehingga nantinya, teknologi yang tercipta dapat digunakan untuk semua brand yang terlibat dalam kerjasama ini. Dilansir dari Nikkei, masing-masing pabrikan memiliki keunggulan tidak hanya dari teknologi, namun juga produk yang dimiliki.
Seperti Daihatsu dan Suzuki. Keduanya dikenal sebagai pabrikan yang unggul dalam melahirkan mobil kompak di seluruh dunia. Sementara Subaru dianggap paham dalam melahirkan kendaraan kelas menengah.
Untuk Hino, seperti diketahui, merupakan pabrikan kendaraan komersial yang membantu memfasilitasi pengembangan teknologi dasar untuk berbagai macam kendaraan listrik.
Lebih lanjut Nikkei memberitakan, kerjasama besar yang dilakukan ini menjadi langkah yang tepat bagi pabrikan asal Jepang. Pasalnya, produsen mobil lain yang berasal dari Eropa, Amerika dan Cina juga tengah melakukan pengembangan secara insentif, dianggap berada di baris depan soal kendaraan listrik.
Toyota Concept-i
Kerjasama besar yang dilakukan tetap ada di bawah naungan EV C.A Spirit, perusahaan baru yang dibentuk Toyota dan Mazda September lalu. Untuk Subaru, Suzuki, Hino dan Daihatsu, dipastikan tidak masuk dalam kepemilikan EV C.A Spirit meski sudah bergabung. Sebab, komposisi saham EV C.A Spirit tidak berubah, Toyota memiliki 90 persen, Mazda 5 persen dan Denso 5 persen dari perusahaan tersebut.
Keempat pabrikan mobil ini hanya mengirim insinyur mereka untuk terlibat dalam penelitian ini. Selain itu, keempatnya juga berbagi biaya selama penelitian berlangsung.
Nantinya, masing-masing pabrikan yang baru bergabung mengirim lima orang insinyur terbaiknya, sehingga total ada 60 orang insinyur yang bersama-sama mengembangkan kendaraan listrik yang diharapkan lahir dalam waktu dekat. (Diro/RS)

Hitung Kredit

Toyota Pilihan Anda