Toyota Tunda Ekspor Mobil ke Vietnam

Harga Toyota Kalsel Jakarta, CNN Indonesia -- Toyota telah menunda ekspor mobil ke Vietnam sejak awal tahun ini. Ini karena Vietnam tengah menggenjot investasi dan mengurangi impor barang dari luar negeri. Sektor otomotif terkena imbas.

Perusahaan berlogo tiga elips itu mengatakan, bahwa pihaknya telah menghentikan semua produksi mobil untuk diekspor ke pasar otomotif Vietnam, sampai ada kejelasan. Artinya ekspor mobil dari negara lain termasuk Indonesia, berhenti mulai bulan ini.

Seperti kita kehatui, produsen mobil Jepang mengimpor mobil ke Vietnam dari Thailand, Indonesia dan Jepang mencapai sekitar seperlima dari pasar Vietnam, atau 1.000 unit per bulan. Model yang diimpor meliputi pikap Hilux, Yaris, Fortuner dan Lexus.

"Pasar Vietnam melambat tahun lalu dengan jelas karena konsumen menahan diri untuk tidak membeli saat mereka menunggu penghentian tarif pada akhir 2017," kata Presiden Toyota Motor Thailand Michinobu Sugata di Bangkok mengutip nikkei.com, Jumat (26/1).


Jika ini terus terjadi maka ekspor industri otomotif nasional sepanjang kuartal pertama 2018 bakal terancam. Di satu pihak, pemeritah Indonesia terus menyarankan agar setiap produsen otomotif di Indonesia menggenjor hasil produksinya.

Di satu sisi, penjualan mobil di Vietnam antara Januari dan November merosot 10 persen pada tahun lalu menjadi 245.000 unit. "Kami mengantisipasi lompatan besar pada 2018 namun karena hambatan non-tarif yang ditetapkan oleh pemerintah Vietnam, kami sama sekali tidak dapat mengekspor ke Vietnam," jelas Michinobu.

Diberitakan sebelumnya bahwa Presiden RI Jokowi melakukan pertemuan bilateral dengan PM Vietnam Nguyen Xuan Phuc di Hotel Taj Diplomatic Enclave, New Delhi, India, pukul 08.45 waktu setempat, Jumat (26/1/2018).

Salah satu yang dibahas adalah soal kendala ekspor barang dari RI ke Vietnam. Ekspor dari Indonesia ke Vietnam yang dibahas salah satunya adalah kendaraan bermotor.
 (mik)

Hitung Kredit

Toyota Pilihan Anda